Ratusanwarga menggeruduk Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (22/9/2021).
NTTTERKINIID, Kupang - Ratusan nama warga dihapus dari daftar sebagai penerima bantuan stimulan akibat badai seroja beberapa waktu lalu di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). "Kami marah rumah kami hancur, tapi nama kami tidak ada. RT dan kelurahan ada, tapi dia pilih dia suka mana, persis ke dia punya uang, coba uang pribadi kita tidak sibuk tapi ini uang negara," kata Maria Goreti
TidakAPBD Kab/Kota Anggaran Desa/Kelurahan KPM Lainnya, sebutkan_____ L - 21 PEDOMAN UMUM Subsidi Pangan (RASTRA) DK15 76 DK14 Apakah ada perubahan penerima Rastra dari data Daftar Penerima Manfaat (DPM) Rastra yang diterbitkan oleh Tim Koordinasi Rastra Pusat?
Selanjutnyadijelaskan bagi penerima bantuan tangan kasih iuran setahun di tahun 2020 telah di lunaskan Pemerintah Provinsi Papua Barat selanjutnya akan di setor secara mandiri oleh peserta dengan besaran perbulannya 16 ribu 800 rupiah sedangkan total untuk satu tahun yaitu dua ratus satu ribu enam ratus rupiah.
TRIBUNPAPUABARATCOM, SORONG - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis (23/9/2021). Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun SORONG - Setelah geruduk Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong beberapa jam, sejumlah masyarakat akhirnya temui Wali kota setempat,Lamber Jitmau. Iriyanti Patiran 33, Penjual Pinang di Sorong mengatakan, masyarakat yang datang ke Kantor Wali Kota hanya untuk mengetahui kejelasan data. Baca juga Latihan Soal dan Kunci SKD TKP CPNS 2021, Ada Skor di Setiap Jawaban "Padahal, kita semua sudah lengkapi berkas mukai dari kartu tanda penduduk KTP, kartu keluarga KK dan lainnya,"kata Patiran kepada sejumlah awak media, Kamis 23/9/2021. Saat menuju ke Bank, lanjut dia, malah diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong. "Akhirnya kita semua datang ke Kantor Wali Kota, karena di Dinas dari kemarin tidak ada kejelasan,"ujarnya. Baca juga Persiraja Waspada Hadapi Kebangkitan Persipura di Liga 1 2021, Tetap Optimis Raih Poin "Kita di sini ttidak pernah mendapatkan bantuan, baik dari Kota, Provinsi dan Pusat,"katanya. Dia berharap,pemerintah harus bisa memberikan kepastian dan memperhatikan masyarakat di Kota Sorong. Sementara itu, Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menjelaskan bantuan tangan kasih hingga kini pihaknya belum mendapatkan petunjuk. "Bantuan ini bukan dari Gubernur, namun ini merupakan program nasional pusat,"ujarnya. Baca juga SA Habisi Anak Tirinya hingga Bayar Pembunuh, Keluarga Besar Syok Nggak Nyangka Bisa Begini "Kalau dari Presiden, jangan pakai atas nama siapa-siapa. Itu tidak boleh,"katanya. Lanjut dia, kalau dari Gubernur, maka harus ada regulasi yang jelas. "Gubernur bisa kasi bantuan kepada masyarakat, berarti saya bisa minta dari beliau. Tapi setahu saya bantuan tangan kasih dari Presiden,"ujarnya. Tetapi, kata Jitmau, pihaknya telah menandatangani undangan, untuk disebarkan ke penerima bantuan. Baca juga Ombudsman Papua Barat Sebut Ada Penyimpanan Nama Tak Layak Pada Tes CPNS Sorsel "Besok pagi semuanya sudah ke Bank untuk mencairkan uang di sana,"katanya. Hanya saja, ia meminta, jika ada yang sudah ada nama di bantuan lain, tak boleh dapat lagi menerima bantuan tangan kasih. "Jadi, kalau yang punya nama ada di Bank, besok pagi langsung ke sana,"tambah dia.*
Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun SORONG - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis 23/9/2021. Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat. Lambert menjelaskan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan petunjuk mengenai bantuan tangan kasih. Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis 23/9/2021 Ashari Raharusun Baca juga Setelah Datangi Kantor Disnaker, Warga yang Kecewa Tak Dapat Bantuan Geruduk Kantor Wali Kota Sorong "Bantuan ini bukan dari Gubernur, namun ini merupakan program nasional pusat," kata Lambert. "Kalau dari Presiden, jangan pakai atas nama siapa-siapa. Itu tidak boleh." "Gubernur bisa kasih bantuan kepada masyarakat, berarti saya bisa minta dari beliau. Tapi setahu saya bantuan tangan kasih dari Presiden," imbuhnya. Lambert juga menambahakan, pihaknya telah menandatangani undangan untuk disebarkan ke penerima bantuan. "Besok pagi semuanya sudah ke bank untuk mencairkan uang di sana," ucap Lambert. Kendati demikian, ia mengingatkan warga yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan lain tak bisa mendapat bantuan tangan kasih. Baca juga Kecewa Namanya Tak Terakomodir dalam Daftar Penerima Bantuan, Ratusan Warga Geruduk Disnaker Sorong Sementara itu, seorang warga yang ikut mendatangi kantor Wali Kota Sorong, Iriyanti Patiran 33 mengatakan, dirinya hanya ingin mengetahui kejelasan data penerima bantuan. "Padahal, kita semua sudah lengkapi berkas mulai dari kartu tanda penduduk KTP, kartu keluarga KK dan lainnya," ujar Iriyanti. Sebelumnya ia sudah datang ke bank namun justru diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong. "Akhirnya kita semua datang ke Kantor Wali Kota, karena di Dinas dari kemarin tidak ada kejelasan," tutur Iriyanti. "Kita di sini tidak pernah mendapatkan bantuan, baik dari kota, provinsi dan pusat," imbuhnya. Ia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian dan kepastian mengenai bantuan bagi warga Kota Sorong. * Berita lainnya
Sorong, - Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan bantuan uang tunai bagi lebih pekerja formal dan informal terdampak Covid-19 di tahun 2021. Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat, Ermawati Siregar di Sorong, Senin 10/5/2021, mengatakan tahun ini ada lebih pekerja formal maupun informal mendapat bantuan uang tunai Rp per bulan dari pemerintah daerah setempat. Dia mengatakan bahwa bantuan tersebut adalah program bantuan tangan kasih yang merupakan kebijakan Gubernur Provinsi Papua Barat bagi masyarakat terdampak Covid-19. Menurut dia, bantuan tangan kasih ini sudah berjalan pada tahun 2020 dengan total penerima bantuan sebanyak pekerja formal maupun informal terdampak Covid-19. Bantuan tahun 2020 sebesar Rp per bulan sehingga total sembilan bulan masing-masing orang menerima Rp Namun program tahun 2020 tersebut, kata dia, masyarakat penerima bantuan diikutsertakan dalam program BPJS sehingga dari total Rp dipotong Rp untuk iuran BPJS sehingga mereka menerima Rp Ia menjelaskan bahwa tahun 2021 nilai bantuan tangan kasih menurun Rp per bulan. Jumlah bantuan menurun karena disesuaikan dengan nilai bantuan yang diberikan pula oleh pemerintah pusat. Penerima bantuan tangan kasih pada tahun 2021 ini pun akan diikutsertakan dalam program BPJS yang iurannya dipotong dari bantuan yang diterima. Sasaran kebijakan Gubernur ini, katanya, untuk para pekerja formal seperti karyawan yang terkena pemutuhan hubungan kerja PHK atau dirumahkan akibat dampak pandemi Covid-19. Sedangkan pekerjaan nonformal seperti nelayan, petani, dan juga pedagang kecil. "Kebijakan Gubernur Provinsi Papua Barat ini tidak ada di daerah lain sehingga kami sedang mengusulkan agar Gubernur Dominggus Mandacan mendapat penghargaan Muri Mesuem Rekor Indonesia," kata Ermawati. Sumber ANTARA Saksikan live streaming program-program BTV di sini Lukas Enembe Tak Hadir Langsung di Sidang Perdana Kasus Suap Rp 46,8 Miliar NASIONAL Pengacara Plt Bupati Mimika Tak Pernah Terima Surat Pemberhentian Sementara NASIONAL Buntut Bentrok Suku di Nabire Papua Tengah, Belasan Rumah Dibakar NUSANTARA Forum Kapnas III Jadi Wadah Komunikasi Pengembangan Energi di Indonesia Timur NUSANTARA Dituntut 5 Tahun Penjara, Kubu Penyuap Lukas Enembe Siapkan Pembelaan NASIONAL Plt Bupati Mimika Somasi Kajati Papua Terkait Surat Pemberhentian Sementara NUSANTARA
Kota Sorong merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Papua Barat. Kota ini dikenal sebagai tempat transit menuju Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan alamnya. Namun, di balik keindahan alamnya, Kota Sorong juga memiliki sisi lain yang perlu diperhatikan yaitu masalah sosial dan ekonomi yang dialami oleh sebagian penduduknya. Bantuan Tangan Kasih Kota Sorong Salah satu upaya untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh penduduk Kota Sorong adalah dengan memberikan bantuan tangan kasih. Bantuan ini diberikan oleh pemerintah dan juga pihak swasta sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada artikel ini, kami akan memberikan daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong. Daftar ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengetahui siapa saja yang telah menerima bantuan tersebut dan juga untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada yang membutuhkan. Daftar Nama Penerima Bantuan Tangan Kasih Kota Sorong Berikut ini adalah daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong Abdul Aziz Ahmad Rifai Ali Sadikin Bambang Soesatyo Candra Kirana Dinda Kusuma Eko Santoso Fajar Nugraha Gita Permata Sari Hadi Sutrisno Ika Putri Joko Widodo Kusuma Dewi Laila Majnun Maman Suryaman Nanda Pratama Oki Setiana Dewi Putri Aulia Qadaruddin Rani Mukherjee Sari Roti Tasya Kamila Umi Kulsum Vina Panduwinata Wawan Setiawan Xena Xenita Yanto Basna Zainal Abidin Daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong di atas adalah data yang diperoleh dari pemerintah dan pihak swasta yang memberikan bantuan. Namun, perlu diketahui bahwa daftar ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari kondisi masyarakat setempat. Pentingnya Bantuan Tangan Kasih Bantuan tangan kasih sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. Bantuan ini dapat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, bantuan tangan kasih juga dapat memberikan harapan dan motivasi bagi masyarakat yang membutuhkan. Mereka akan merasa bahwa mereka tidak sendirian dan masih ada orang-orang yang peduli terhadap kondisi mereka. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memberikan bantuan tangan kasih kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan ekonomi. Kesimpulan Demikianlah daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong yang dapat kami sampaikan. Kami berharap daftar ini dapat membantu masyarakat untuk mengetahui siapa saja yang telah menerima bantuan tersebut dan juga untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada yang membutuhkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan tangan kasih kepada mereka yang membutuhkan, karena bantuan tersebut sangat penting bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. 2021-11-19
Asisten Manager Pemasaran Dana BRI Cabang Sorong Ira Sri K. Puarada, Kamis 10/2/2022 di Sorong mengatakan, dana Bantuan Tangan Kasih sebesar berasal dari Provinsi Papua Barat tahun 2021. Yang ditujukan kepada 6 ribu orang penerimanya di kota Sorong telah selesai didistribusikan tanpa masalah. Menurut Ira Puarada, dana senilai Rp20 miliar lebih itu berasal dari Dinas Tenaga Kerja Papua Barat. Kronologisnya, BRI Sorong dipercayakan untuk mendistribusikan dana itu kepada 6 ribu warga di kota Sorong. Terkait warga yang diakomodir sebagai penerima bantuan tangan kasih tersebut sudah ada kriterianya. Baca Juga Kanwil Jayapura Akan Sebarkan Agen BRIlink Dari Perkotaan Hingga Pelosok Papua Dan Papua Barat “Maka yang berhak menerimanya, itu berdasarkan Nomor Induk Kependudukan NIK dari Kemendagri. Jadi tak boleh nama yang muncul double atau dua orang memiliki nama yang sama sebagai penerima bantuan sosial tangan kasih ini,”katanya. Jadi, lanjut Ira, pihaknya sudah secara detail menjelaskan kepada calon penerima bantuan bahwa BRI tak mempersulit warga. Namun para calon penerima itu ternyata banyak yang memiliki double nama. Baca Juga PWI Sorong Raya Rayakan HPN Sederhana “Misalnya Yacob Wanane ini ada lebih dari satu orang. Ini menjadi masalah karena ketika nama bersangkutan dicari pada data terintegrasi BRI-Kemendagri tak muncul NIK-nya,”katanya. Nah kemungkinan dari dinas terkait tidak memverifikasi dari awal data kependudukan yang terintegrasi antara BRI dan Kementerian Dalam Negeri Kemendagri tersebut. “Jadi pada saat membuka rekening baru itu kita hanya input NIK saja. Nah nanti data personel orang itu muncul berdasarkan dokumen Kemendagri. Kalau tidak cocok, maka BRI tidak akan membuka rekening untuk memasukan dana si calon penerima itu,”katanya. Baca Juga Peduli Kesehatan Balita, Ketua Korcab XIV DJA III Berikan Vitamin A Karena nama warga yang merasa diri penerima tapi tak ada NIK dari Kemendagri itu. Lalu mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Yang membuat masyarakat kecewa mungkin karena petugas Dinas Tenaga Kerja tak berada di tempat untuk melayani warga dengan keluhan tersebut.
daftar nama penerima bantuan tangan kasih kota sorong